Mengapa Sistem Manajemen Keamanan Pangan Penting?

Mengapa Sistem Manajemen Keamanan Pangan Penting

Mengapa Sistem Manajemen Keamanan Pangan Penting? – Seiring dengan perkembangan Zaman saat ini, banyak pilihan sistem manajemen keamanan pangan yang akan diterapkan oleh industri pangan. Beberapa sistem keamanan pangan yang umum diterapkan di Indonesia antara lain HACCP, ISO 22000, dan juga FSSC 22000. 

Sekarang ini, kebutuhan manusia juga semakin sangat berkembang. Hal ini disebabkan oleh rasa ingin tahu manusia yang semakin maju. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan semakin berkembang untuk memenuhi kebutuhan manusia itu sendiri. 

Hal ini menyebabkan manusia bertindak seenaknya walaupun sudah ada peraturan atau undang-undang yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam mengendalikan proses produksi kebutuhan manusia, terutama kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Hal ini akan menyebabkan sumber daya alam semakin berkurang dari waktu ke waktu jika tidak ada pengendalian dalam proses pemenuhan kebutuhan manusia. 

Setiap sistem Manajemen Keamanan Pangan yang diterapkan oleh perusahaan, semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menjaga keamanan pangan yang akan dikonsumsi konsumen. Tantangan terbesar setelah sebuah perusahaan menerapkan sistem manajemen keamanan pangan adalah secara konsisten menerapkannya dan menjaga kepercayaan konsumen. 

Banyaknya produk makanan yang diproduksi dan didistribusikan di seluruh negara menyoroti kebutuhan akan standar global untuk manajemen keamanan pangan. ISO 22000 memenuhi kebutuhan ini dengan memberikan pedoman yang dapat diikuti oleh organisasi untuk membantu mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya yang terkait dengan keamanan pangan. 

Manfaat Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan

  • Proses Terkendali dan Terkendali
  • Cegah kontaminasi, pencampuran, dan kesalahan produk
  • Mampu menelusuri seluruh rangkaian proses (untuk memudahkan pencarian bukti proses jika terjadi komplain/ketidaksesuaian proses)
  • Memastikan keamanan produk industri
  • Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan / Pihak Ketiga / Pemerintah
  • Meningkatkan produktivitas dan efisiensi organisasi
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (tingkat ketelitian pegawai)
  • Pastikan sistem perbaikan berkelanjutan
  • Sebagai media pengambilan keputusan faktual
  • Mengurangi faktor risiko untuk produk yang dihasilkan (meningkatkan keamanan produk)

Mengapa Sistem Manajemen Keamanan Pangan Penting?

Sistem manajemen keamanan pangan adalah suatu proses yang meliputi pemilihan bahan baku, pengolahan, produksi, pengemasan, dan penyimpanan. Selain itu, manajemen keamanan pangan juga mencakup distribusi dan juga konsumsi. 

Untuk memastikan prosesnya aman, perusahaan perlu membuktikannya dengan sertifikat. Dalam hal ini sertifikat ISO 22000 memiliki peran penting. Selain itu, perusahaan perlu mempunyai sistem manajemen keamanan pangan dengan ISO 22000.

Sistem manajemen keamanan pangan memastikan kepatuhan dengan persyaratan produksi sesuai dengan undang-undang keamanan pangan. Sistem manajemen keamanan pangan memastikan bahwa perusahaan menyadari faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan makanan selama produksi.

Sistem manajemen keamanan pangan memastikan bahwa perusahaan sepenuhnya memahami prinsip-prinsip higienis dan pedoman untuk mengendalikannya. Sistem manajemen keamanan pangan memastikan bahwa semua produk layak untuk dikonsumsi. Perusahaan dapat memperoleh kepercayaan konsumen dengan menerapkan sistem manajemen keamanan pangan pada produknya.

Mengapa Perlu Penerapan Sistem Keamanan Pangan Di Industri?

Perkembangan teknologi dan industri makanan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, salah satu contoh mudahnya adalah kemajuan teknologi IT berbasis aplikasi, yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk makanan/minuman tanpa melihat tempat dan prosesnya. kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan kebersihan suatu produk makanan/minuman. Sistem manajemen keamanan pangan ini sangat diperlukan untuk industri makanan. 

Sistem manajemen keamanan pangan tidak hanya dikhususkan untuk produk pangan yang dikonsumsi manusia, tetapi sistem manajemen keamanan pangan juga berlaku untuk produk yang digunakan untuk hewan dan tumbuhan. Bahkan, tidak hanya berlaku pada produk tetapi juga berlaku pada kemasan untuk memastikan tidak ada kontaminasi pada isi atau produk di dalamnya yang dapat berdampak negatif saat dikonsumsi.

Manfaat Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan

  • Proses Terkendali dan Terkendali
  • Cegah kontaminasi, pencampuran, dan kesalahan produk
  • Mampu menelusuri seluruh rangkaian proses (untuk memudahkan pencarian bukti proses jika terjadi komplain/ketidaksesuaian proses)
  • Memastikan keamanan produk industri
  • Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan / Pihak Ketiga / Pemerintah
  • Meningkatkan produktivitas dan efisiensi organisasi
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (tingkat ketelitian pegawai)
  • Pastikan sistem perbaikan berkelanjutan
  • Sebagai media pengambilan keputusan faktual
  • Mengurangi faktor risiko untuk produk yang dihasilkan (meningkatkan keamanan produk)

Demikian ulasan tentang, Mengenal Lebih Jauh Manajemen Keamanan Pangan. semoga bermanfaat.